Thursday, 12 March 2015

Israel's largest defense technologies display at Eurosatory '14

 Bpk PRABOWO Subianto

Wajahnya teduh penuh tangisan dlm Hati...
Air mata mengering tanda ia benar-benar patah hati...
Dia lelah tetapi bangkit lagi...
Dia diusir tetapi kembali lagi...
Dia mati sementara tetapi hdp lagi...
Dia hanyut dlm kesedihan seorang diri tapi bangkit lagi utk jadi ksatria di pagi hari...
Dia tak lagi tersenyum lepas tetapi hanyut menuai perih melihat bangsa ini...
Dia berjalan walau sudah tua tetapi semangatnya terus menyala seperti matahari terbit & tenggelamnya setia utk negara...
Dia gagah berani berdiri diatas kaki sendiri saat tak seorgpun mampu mau berperang melawan penjajah di negeri ini...
Dia sakit hati tapi hatinya tak dipenuhi kebencian dalam diri...
Dia berlayar arungi sesuatu utk bljr menjadi lbh kuat lagi dan lagi...
Dia membuat impian dgn penuh kejujuran saat tak ada lagi di negeri ini berani berkata jujur...
Dia selalu siaga & waspada menjaga apa yg bisa ia jaga dengan kekuatannya yang ia laksana yakini...
Dia hanya bisa bahagia dgn rumah sederhana yg isinya adalah kita...
Dia berdoa tanpa letih utk kita saat kita berhenti berjuang melawan diri...
Dia berpisah dengan istrinya lantaran dia memegang teguh prinsip ut menjadi patriot sejati...
Dia kembali membawa panji kebenaran utk negeri tercinta ini...
Dia berteriak lantang utk kebenaran saat tak ada lagi kita mampu berteriak demi kebenaran...
Dia berjuang keras membebaskan kita dr penjara yg tdk kita sadari kita hdp dan ditipu oleh penjajah bertopeng yg tak terlihat...
Dia melamun seorang diri berfikir dengan keras bagaimana caranya utk trs berjuang walau seragamnya tagi dikenakan...

Kita benar2 bodoh dan tdk peka bahwa ada seorang Prajurit Sejati yg sebenarnya sayang tulus utk negeri ini...

Semoga ALLAH SWT memanjankan umur beliau & memberikan kesehatan dan keberanian juga keyakinan yg tetap sama seperti dlu dia berjuang utk Bangsa & Negara tercinta yaitu Indonesia Raya.

Ttd Puisi utk Ayahanda kita Bpk Prabowo Subianto...

Hak cipta anak bangsa:
Raden Mochammad Arifin

Jumat 11 Maret Hari Detik Supersemar pukul 02:47 dini hari.

No comments:

Post a Comment